Raih 20 Pendanaan Nasional, ITB Nobel Indonesia Tandatangani Kontrak Hibah BIMA Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Kategori: - · 2026 05 20

Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia melalui Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) melaksanakan penandatanganan kontrak Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026

Program ini merupakan bagian dari pendanaan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program BIMA. Kegiatan penandatanganan kontrak dilaksanakan pada Jumat, 15 Mei 2026, di Ruang Meeting Lantai 6 ITB Nobel Indonesia.

Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen penerima hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dinyatakan lolos pendanaan nasional. Penandatanganan kontrak ini menjadi tahapan penting sebagai bentuk komitmen institusi dan dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara dibuka dengan sambutan Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. Badaruddin, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng.  yang menekankan bahwa keberhasilan memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi merupakan capaian strategis yang mencerminkan peningkatan kualitas akademik dan daya saing institusi.

Rektor ITB Nobel Indonesia menyampaikan bahwa setiap program yang dijalankan harus menghasilkan luaran yang berkualitas, seperti publikasi ilmiah, produk inovasi, model pemberdayaan masyarakat, serta rekomendasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

Kepala LP3M ITB Nobel Indonesia, Andi Ircham Hidayat, S. Kom., M. Kom. menyampaikan bahwa pada tahun 2026 institusi berhasil memperoleh pendanaan untuk 20 proposal hibah melalui program yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui sistem BIMA.

Rincian perolehan pendanaan tersebut meliputi:

Penelitian Baru:

  • Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP): 7 proposal
  • Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR): 7 proposal
  • Skema Penelitian Tesis Magister (PTM): 2 proposal
  • Skema Penelitian Kerja Sama Perguruan Tinggi (PKPT): 1 proposal

Penelitian Multitahun Lanjutan:

  • Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR): 2 proposal

Pengabdian kepada Masyarakat:

  • Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM): 1 proposal

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras para dosen dalam menyusun proposal yang kompetitif serta menunjukkan semakin kuatnya budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan ITB Nobel Indonesia,” ujar Kepala LP3M.

Setelah sesi penjelasan teknis, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak oleh seluruh dosen penerima hibah. Seluruh peserta menyatakan kesiapan untuk melaksanakan Program Penelitian Baru, Penelitian Multitahun Lanjutan, dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026 sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.

Melalui kegiatan ini, ITB Nobel Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan produktivitas riset dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak. Dukungan pendanaan melalui program BIMA diharapkan mampu mendorong lahirnya karya akademik dan solusi nyata bagi masyarakat.